FAI UNISMA Kirim 15 Mahasiswa Ikuti PPL dan KSM Internasional di Pulau Pinang Malaysia
Pulau Pinang, Malaysia – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (FAI UNISMA) kembali memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pengalaman akademik berwawasan internasional melalui pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Studi Mandiri (KSM) Internasional di Pulau Pinang, Malaysia. FAI UNISMA mengirim mahasiswa PPL KSM ke Malaysia pada hari Rabu, 9 september 2026.
Program internasional tersebut diikuti oleh 15 mahasiswa FAI UNISMA, yang terdiri atas 9 mahasiswa dari rumpun kependidikan, yakni Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), serta 6 mahasiswa dari rumpun hukum Islam, khususnya Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Pelaksanaan PPL dan KSM Internasional ini merupakan bagian dari upaya FAI UNISMA memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan pendidikan dan kelembagaan Islam di luar negeri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal praktik pendidikan, kehidupan sosial-keagamaan, serta tata kelola kelembagaan Islam di Malaysia.
Dalam pelaksanaannya, FAI UNISMA bekerja sama dengan Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) sebagai salah satu mitra dalam bidang pendidikan dan pengembangan aktivitas kepemudaan Islam. Selain itu, khusus bagi mahasiswa bidang hukum Islam, kegiatan juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan Jabatan Kehakiman Syariah Negeri Pulau Pinang (JKSNPP).
Belajar Langsung di Lembaga Pendidikan dan Peradilan Syariah
Selama berada di Pulau Pinang, mahasiswa kependidikan ditempatkan pada sejumlah lembaga pendidikan Islam atau madrasah yang menjadi mitra kegiatan. Salah satu lokasi kegiatan adalah Madrasah Uthmaniyah. Di lembaga pendidikan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk mengamati dan terlibat secara langsung dalam aktivitas pembelajaran serta kehidupan akademik di lingkungan pendidikan Islam Malaysia.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman komparatif bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana pendidikan Islam dilaksanakan dalam konteks yang berbeda. Mahasiswa dapat mengamati strategi pembelajaran, pengelolaan kelas, interaksi antara pendidik dan peserta didik, serta kultur pendidikan Islam yang berkembang di Pulau Pinang.
Sementara itu, 6 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam mendapatkan pengalaman lapangan pada lingkungan Mahkamah Syariah Pulau Pinang melalui kerja sama dengan Jabatan Kehakiman Syariah Negeri Pulau Pinang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara lebih dekat praktik kelembagaan peradilan syariah, khususnya yang berkaitan dengan penerapan hukum keluarga Islam dalam konteks sistem hukum Malaysia.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari hukum melalui teori dan literatur, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana proses pelayanan dan penyelesaian perkara hukum syariah dilaksanakan dalam institusi peradilan.
Memperluas Wawasan Akademik dan Budaya
Selain kegiatan utama di lembaga mitra, PPL dan KSM Internasional juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun interaksi akademik dan sosial dengan masyarakat serta lingkungan pendidikan di Pulau Pinang.
Pengalaman internasional tersebut diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan global, kemampuan adaptasi, keterampilan komunikasi lintas budaya, serta kemampuan melakukan refleksi dan perbandingan terhadap praktik keilmuan yang dipelajarinya di Indonesia.
Bagi mahasiswa kependidikan, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memahami keragaman praktik pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara. Sedangkan bagi mahasiswa hukum Islam, pengalaman di lingkungan Mahkamah Syariah memberikan perspektif baru mengenai penyelenggaraan hukum Islam dan peradilan syariah dalam sistem hukum Malaysia.
Memperkuat Internasionalisasi FAI UNISMA
Pelaksanaan PPL dan KSM Internasional di Pulau Pinang juga menjadi bagian dari agenda FAI UNISMA dalam memperluas jejaring kerja sama internasional. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan ABIM dan Jabatan Kehakiman Syariah Negeri Pulau Pinang menunjukkan bahwa internasionalisasi pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pertukaran mahasiswa, tetapi juga melalui pembelajaran berbasis pengalaman, praktik lapangan, dan penguatan jejaring kelembagaan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat implementasi pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui interaksi langsung dengan lembaga mitra di tingkat internasional. Dengan demikian, kegiatan PPL dan KSM tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi diarahkan menjadi pengalaman belajar yang memberikan nilai tambah bagi kompetensi dan kesiapan mahasiswa menghadapi lingkungan profesional.
Melalui program ini, FAI UNISMA berharap mahasiswa mampu membawa pulang berbagai pengalaman, praktik baik, dan perspektif baru yang dapat dikembangkan dalam lingkungan akademik di UNISMA maupun di tengah masyarakat.
PPL dan KSM Internasional FAI UNISMA di Pulau Pinang menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat melampaui batas ruang kelas dan negara, menghadirkan pengalaman nyata yang mempertemukan ilmu, praktik, budaya, dan jejaring internasional dalam satu proses pembelajaran mahasiswa.
Comments
Post a Comment